Terlahir sebagai seorang pengembara yg tidak pernah dibatasi oleh waktu, telah memberiku kemerdekaan untuk selalu beraktifitas tanpa diperbudak oleh sebuah rutinitas intip-intip jam. aku menikmati hidupku, karena tidak semua orang memiliki kemerdekaan seperti diriku. setiap saat saya dapat menikmati secangkir "HOT TEA" tanpa harus terganggu atau gelisah oleh bunyi sellularku. seperti angin aku mengembara melintasi bukit dan lautan menangkap inspirasi liar yang sulit untuk dijinakkan.
secangkir "HOT TEA" masih setia menemaniku...
sebuah realitas yang setiap saat menggedor-gedor dinding nuraniku yang seketika akan merinding menyaksikan negaraku yang semakin hari sensor budayanya sebagai bangsa yang beradab semakin lemah. euporia HAM yang salah kaprah telah melegitimasi segelintir orang tentang arti sebuah kemerdekaan dan kebebasan. mestikah kita menjadi buta dan tuli menyaksikan generasi muda kita digiring kedalam pusaran dekadensi moral ?
aku menyeruput secangkir "HOT TEA" yang mulai dingin dan pesimis...
secangkir "HOT TEA" masih setia menemaniku...
sebuah realitas yang setiap saat menggedor-gedor dinding nuraniku yang seketika akan merinding menyaksikan negaraku yang semakin hari sensor budayanya sebagai bangsa yang beradab semakin lemah. euporia HAM yang salah kaprah telah melegitimasi segelintir orang tentang arti sebuah kemerdekaan dan kebebasan. mestikah kita menjadi buta dan tuli menyaksikan generasi muda kita digiring kedalam pusaran dekadensi moral ?
aku menyeruput secangkir "HOT TEA" yang mulai dingin dan pesimis...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar